[ No Description ]



 



Rp 60.000

Kelahiran tempe, sungguh tak disangka. Pada abad 19 di Indonesia terjadi gerakan tanam paksa. Pada waktu itu beberapa orang pribumi pekerja tanam paksa menyimpan kedelai, dan ditutupi kain dan daun seadanya. Setelah beberapa hari tumpukan kedelai yang tertutup itu dibuka, ternyata kedelainya berubah menjadi tempe. Gurih rasanya. Setapak demi setapak popularitas tempe berkembang cukup pesat sampai ke luar negeri. Kaum milenial dan masyarakat kampus di universitas Amerika Serikat dan Eropa pada menikmati tempe. Mereka memanfaatkan tempe baik sebagai makanan vegetarian maupun makanan alternatif alergi protein hewani. Kemudian, dengan bergulirnya waktu telah diolah aneka olahan tempe, satu di antaranya adalah Orem-Orem Tempe.

view book